Fakta unik cara otak belajar dalam dunia kerja

5 Fakta unik tentang cara otak belajar dalam dunia kerja



Otak Anda terus-menerus belajar dan berkembang melalui proses neuroplastisitas, mengubah strukturnya untuk membentuk koneksi baru dan memproses informasi secara efisien di tempat kerja


1. Otak Mengubah Strukturnya (Neuroplastisitas) 
Perubahan Fisik:
Setiap kali Anda mempelajari keterampilan atau ingatan baru, otak Anda membentuk jalur saraf baru dan memperkuat yang sudah ada. Proses ini disebut neuroplastisitas, yang berarti struktur otak dapat berubah secara fisik. 
Familiaritas:
Ketika Anda baru memulai pekerjaan baru, lingkungan dan tugas mungkin terasa asing. Namun, seiring waktu, otak Anda membangun jalur saraf yang kuat untuk membuat hal-hal tersebut terasa lebih familiar dan dapat dikelola. 

2. Peran Emosi dalam Memori
Otak Kanan dan Emosi:
Otak kanan lebih mudah menyimpan informasi yang terkait dengan perasaan kuat, seperti kejadian yang mengharukan, menakutkan, atau menyenangkan. 
Pemanfaatan Otak Kanan:
Proses belajar dapat dimaksimalkan dengan menggunakan potensi otak kanan yang dapat menyimpan informasi penting yang disertai emosi dengan sangat detail dan bertahan lama. 

3. Waktu "Optimal" untuk Belajar dan Bekerja
Acquisition Mode:
Otak memiliki fase acquisition mode di mana ia dapat menerima dan mengingat lebih banyak informasi baru. 
Waktu Emas:
Waktu terbaik untuk belajar dan bekerja adalah antara pukul 10 pagi hingga 2 siang, lalu dilanjutkan dari pukul 4 sore hingga 10 malam, karena otak berada dalam mode ini. 
Kelebihan Night Owl:
Bagi sebagian orang, waktu malam hari juga bisa menjadi waktu yang optimal karena suasana yang lebih tenang dan pikiran yang lebih jernih untuk berpikir kreatif. 

4. Multitasking adalah Mitos
Fokus vs. Multitasking:
Otak manusia tidak dirancang untuk melakukan multitasking secara efektif; sebenarnya, kebiasaan melakukan banyak hal sekaligus justru mengurangi efisiensi. 
Perhatian yang Terfragmentasi:
Kemampuan multitasking sebenarnya adalah kemampuan otak untuk memproses informasi dengan cara yang terpecah-pecah, bukan melakukan banyak tugas secara simultan dengan baik. 

5. Tidur dan Pemrosesan Informasi 
Otak Aktif Saat Tidur:
Meskipun terlihat pasif saat tidur, otak sebenarnya sangat aktif. 
Konsolidasi Memori:
Selama tidur, terutama pada fase REM, otak memproses ingatan, memecahkan masalah, dan memperkuat koneksi neuron, yang sangat krusial bagi kemampuan belajar dan kesehatan mental. 

Comments

Popular Posts